Proklamasi 2015

See? Judul post kali ini gaje bangeeeeet yaah :’ So ceritanya, aku mau memproklamasikan (again) kepindahan blog ini. JANGAN SEDIH ANONYMOUS, KAU AKAN TETAP DISISIKU //airportscenes AHAHAH aku bohong.

Tapi serius, aku mau memproklamasikan kepindahan blog ini, ke blog http://www.itsanotherstar.wordpress.com 🙂 so, jangan sedih wordpress, i always stay with you //ea

Advertisements

Si Bakpao (bulat) Berkacamata

Hai. Aku abis nge-stalk tumblr penulis Saving Ludo (yang gatau siapa itu cari aja sendiri lah ya makasi)

Dan menemukan pertanyaan dari seorang bulat berkacamata yang kelihatan kece, (dan itu yang sering kupakai untuk mengirim pertanyaan spesial (pake telor) untuk seorang penulis ketjeh ini. YAH ELAH SIAPA LAGI KALAU BUKAN KAK ZZ. Kalian gatau?tebaksendiri (lagi pengen bikin orang dibajur air hangat)

kalian udah dibajur air hangat? 

udah

oke, next ya

Okeh. Dan kemudian kalian harus bertanya kenapa aku buat post yang asdfghjkl begini.

Jawabannya; karena aku suka anonymous! .____.

Jadi kalau pakai istilahnya si tumblr, bulat berkacamata kayak bakpao yang firm-firm gitu, jawabannya jelas anonymous. HAHA ANON. anon. anon. anon. yey anon.

entah deh, aku lagi suka jadi anon.

Dan sekali lagi,

aku

.

.

suka

.

.

anonymous.

Buat yang gatau anonymous, atau anon, atau anonim. Mereka semua itu (anonymous, anon, dan anonim), artinya itu …. idk sih. So, cari tahu sendiri aja ya di mbah gugel. Oke? sip. makase~

Pengacau (suka dan tidak suka)

Sekali lagi aku mau membahas wifi (emang udah pernah dibahas?)

Wifi itu pengacau, musuh, pembuyar, pembual, p-p-p-p-pendusta, tetapi aku mencintainya. Oh, aku membencinya.

Jadi ceritanya aku labil. Aku bingung. Aku memilih wifi untuk dicintai atau untuk dibenci. Nah loh. Bingung bae. Dan inilah alasannya mengapa aku mencintai wifi, free wifi, free internetan, dan pilih IM3

Aku cinta wifi, karena tanpa wifi, aku tidak bisa menuliskan post ini. (sungguh masuk akal.) Tanpa wifi, aku tidak bisa melihat blog para penulis favoritku (sebenernya aku bisa pake paketan tapi sungguh hapeku lagi down kuota-nya.)

Aku benci wifi, karena kalau ada wifi, semangat menulis cerita di word-nya turun karena wifi nyala dan aku internetan (maafin tanpa titik koma)

Jadi itulah alasannya mengapa aku lagi netral. Aku cinta wifi dan aku benci wifi. Terima kasih wifi. Berkatmu aku bisa internetan dan aku sebal karena kamu membuat semangat menulisku turun.

I LOVE WIFI THEN I HATE WIFI.

HAPPY WIFI DAY~

So, bully?

Ngacung sebentar.

Bullying? 

A: “Aku pernah di bully, kak. Rasanya sedih banget, kak.”

B: “Aku pernah jadi korban bully. Dan, rasanya sedih banget. Hidup kayak nggak berarti lagi.”

So, kalian tahu ceritanya Amanda Todd? Dia di-bully sampai dia bunuh diri, karena dia mengira bahwa, dia sudah nggak dibutuhkan siapa-siapa lagi di dunia ini. Dan, diapun bunuh diri.

dan,

Mean – Taylor Allison Swift.

buru-buru aku buka you tube dan dengerin lagu yang udah lama ini (mungkin? karena aku nggak up-to-date banget, ya)

dan karena kalian tahu my english still belepotan, jadi aku kayak orang sok ngerti apa yang dinyanyiin penyanyi single yang satu ini. Tapi, nggak bodoh-bodoh banget, ya, jadi aku masih ngerti dikit-dikit lah, ya.

Dan, (kebanyakan dan) lagu ini, tentang bullying. 

Aku jujur, aku nggak pernah di bully, tapi di hina (sama aja sih). Perkataan dari si-dianya itu, sih, biasa aja, ya. Tapi, di telingaku, itu terdengar seperti, ejekan, hinaan, dan sama sekali bikin tersinggung. Walaupun, dia tidak menujukan perkataan itu kepadaku, tapi aku tersinggung. Mungkin maksud dia, aku? Tertuju padaku?

Sekali lagi, aku langsung “wah” begitu denger lagunya. Aku langsung be brave again, smile again, dan berhubung kejadian yang menimpa aku juga belum lama. Jadi, masih berbekas di hati, dan aku berusaha menghilangkannya. (ecie)

why you gotta be so mean?

lima (be)

Dan, akhirnya kalian mengetahui 1 fact about me,

anak kelas 5

… yang masih labil, masih agak gimana gitu, masih jengjengjeng, masih sok keren, masih aneh, masih kangen TeKa dan PeGe, dan masih asdfghjkl.

Dan, di mana jadi anak kelas 5 itu, kalau bahasa Bunda Arfi, di mana kita lagi mantappp dan toppp-nya, dan maksudnya itu, sering nakal. (Kemudian aku bercermin, dan kurasa aku nggak nakal ._.) betewe bukan itu maksudnya, dan akupun tidak tahu.

Lanjut ke inti, dan aku merasakan bahwa yang tadi itu epilog (ding dong abis itu sunyi tak ada suara lagi dan ternyata kita sudah di alam kubur dan pengen balik lagi ke dunia, tapi … tapi … ) kenapa jadi asdfghjkl gini /?

Jadi, aku bangga sama kelas aku sendiri, kalian bisa panggil kita “lima be (ini bahasaku), 5B (bahasa dimana-mana), 5 KHD (bahasa di sekolah), 5B KHD (kalau kalian mau tahu), L!M4 3E (ini bahasa lebay), dan buatlah nama kami sesuka hati, asal jangan yang zxcvbnm yaak :’v

5 KHD,

5 Ki Hajar Dewantara.

5B.

Aku ingin belajar, aku ingin bermain, ingin ini ingin itu, di kelas 5 …

Ki Hajar Dewantara, kelas yang paling oke, guru-gurunya juga paling asik-asik …

Aku ingin belajar, gapai cita-cita! Kita pasti bisa! …

Lalala, aku senang sekali, di kelas 5 …

Dan, itulah yel-yel 5B yang kece abis. Anak-anaknya, wokeeeehh :’v, guru-gurunya? SIP.

Kenapa “Ki Hajar Dewantara”?

.

.

.

karena dari sananya udah gitu.

ki-hajar
Ki Hajar Dewantara

Salam dari Bapak Pendidikan.

write the tittle …

menulis itu melukis kata-kata dengan cinta. Di setiap kata-kata itu mengandung sejuta makna yang tersirat di dalamnya.
Menulis juga membiarkan kata-kata bermain di dunianya, dibumbui dengan imajinasi emas yang tak bisa digantikan dengan uang. – M. Rafid Nadhif R. (penulis KKPK Diary Untuk Dunia)

yash, itu menurut si capit :’v (saya sih manggilnya Rafid, yak). Jadi, menulis menurut kalian itu apa?

menurut sayaa,

merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat, kalimat menjadi paragraf, lama-lama menjadi kumpulan cerpen atau novel. – Alya (absurb)

aneh. Oke, baiklah. biarkan anak ini sedih dulu, abis itu nanti dia post lagi menulis itu apa.

menurut kamu?